Pelarangan Short-selling Menghantam Reksadana AS
(Vibiznews – Reksadana) – Pelarangan opsi short-selling membuat beberapa reksadana terhantam keras karena mereka telah memilih untuk bertaruh pada opsi tersebut. Para reksadana ini umumnya menjual saham yang dipinjam dengan harapan akan dapat membeli kembali nantinya pada harga yang lebih murah.
Beberapa reksadana masih memikirkan cara untuk dapat mengatasi permasalahan yang akan ditimbulkan oleh pelarangan short-selling ini. Beberapa reksadana bahkan sudah mulai menolak aliran dana besar dari investor, atau yang lain menggunakan opsi buy pada saham tradisional.
Saat ini terdapat 64 dana campuran dan 41 dana tren menurun yang memang mempunyai spesialisasi ketika pasar sedang dalam keadaan jatuh. Pelarangan ini menjadi semakin sulit diatasi ketika daftar perusahaan yang sahamnya dilarang dilakukan opsi short-selling mencapai hampir 800 perusahaan.(KT)
Ref : Reksadana
Para Investor AS Mulai Menarik Uang Mereka dari Dana 401k
(Vibiznews – Reksadana) – Dengan jatuhnya bursa saham, pengetatan kredit dan kenaikan pengangguran, para investor kecil mulai mengurangi dana mereka di program dana pensiun yang paling popular di AS, 401k.
Sedangkan kebanyakan investor lain mengurangi reksadana dari portofolio mereka untuk mengurangi kerugian atas jatuhnya reksadana AS. Dengan ditariknya dana-dana di reksadana AS menyebabkan paniknya investor, dan mulai mengalihkan dana pensiun mereka ke instrumen yang relatif lebih aman.
Dana pensiun 401k merupakan perlindungan asuransi pensiun untuk sebagian besar orang di Amerika, yaitu sebesar 60%. Dana yang dikelola mencapai $3 triliun. Dengan penurunan indeks S&P 500 lebih dari 23% pada tahun ini, para peserta menarik dana pensiun mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (KT)
Ref : Reksadana
Aset Reksadana AS Jatuh Menuju $3.4 Triliun dalam Seminggu Terakhir
(Vibiznews – Reksadana) – Total aset reksadana AS mengalami penurunan tajam dalam seminggu terakhir ini. Penurunan sebesar $169 miliar membuat total reksadana AS menjadi $3.413 triliun.
Aset reksadana untuk konsumen retail mengalami kenaikan menjadi $4.28 miliar menuju total $1.24 triliun. Aset dana pasar uang yang terkena pajak mengalami kenaikan $5.97 miliar menuju $935.92 miliar.
Dalam tujuh hari terakhir kemarin, rata-rata perolehan dari pasar uang reksadana meningkat dari sebelumnya 1.88% menjadi 1.91%. Untuk perolehan tahunan, deposito jangka enam bulan adalah 2.09%. Untuk deposito satu tahun adalah 2.47%, sedangkan untuk jangka lima tahun adalah 3.55%
Ref : Reksadana
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment